Udah ga penting membaca! Benarkah?

Sebelumnya uton ingin minta maaf kepada teman-teman penjelajah internet bila ada salah yang saya sengaja maupun tidak sengaja, harap maklumi yaa, jangan sampe ada dendam diantara kita hhe. Jangan lanjutkan membaca kalo rasamu ini tidak penting tapi cobalah selesaikan membacanya agar dapat mengetahui manfaatnya

Syukurlah pada kesempatan jam yang tepat kali ini uton mau membahas apakah benar, udah ga penting membaca? Oke uton berikan waktu untuk berfikir kritis

Makasih udah memutuskan untuk berlanjut membacanya yaa

Kamu suka membaca? Itu sungguh bagus, beneran contohnya aja rasa penasaran kamu itu hebat sangat luar biasa. Wooww ga suka baca? Atau masih kurang minat membaca? Tapi nyatanya sekarang kamu sedang membacanya hhe

Itu benar luar biasa, dengan singkatnya saya menyampaikan dengan kepadatan rangkaian kata yang saya peroleh dari pengolahan pengetahuan dalam otak ini.

Sekarang ini kamu sedang membaca, hhe diulang mulu

Ups! iya sadar saya telah mengulangi kata tersebut tapi tenanglah saya akan sedikit memperdalam tentang membuka jendel dunia yang dapat kamu dapatkan secara mudah dari internet dan kertas berjilid (buku).

Lalu saya tanya kembali ke kamu, apakah udah ga penting membaca?

Saat ini kita telah masuk pada generasi milenial, termasuk saya. Iya oke kamu udah tau, skip

Rendahnya tingkat minat membaca diindonesia begitu memperihatinkan, ya memang benar kamu bisa mendapatkan pengetahuan dari ngegame, menikmati alunan lirik lagu bahkan hanya menonton sekaligus mendengarkan video diyoutube atau pun media sosial lainnya.

Tapi menurut pandangan penulis artikel diblog zenius.net serta artikel dari web lainnya digoggle dikatakan bahwa kamu tidak akan bisa mendapatkan manfaat lebih bila tanpa membaca dan membuka jendela dunia dengan menjelajahi ilmu.

Materi bacaan memang beragam, apalagi sekarang kamu dapat mudah sekali mendapatkannya diinternet dengan melakukan googling, baca kitab suci (ingat! iqro=bacalah), buku, dan masih banyak lagi.

Dengan demikian kamu bisa mengambil pengetahuan yang penulis sampaikan dari segi pandangan berbeda-beda sehingga mampu membuatmu berfikir serta mengambil manfaat antar penulisan yang dituangkan dalam tulisan seluruh emosi atau pengalaman yang kita rasakan pada hidup.

Memungkin pembaca dapat melatih sekaligus mengasah otak menjadi cerdas karna berfikir luas.

Tapi ada banyak tulisan tentang yang kamu akan anggap penting serta memberikan kesan hingga nyangkut dalam benak atau hati kamu, ya saya rasa memang benar sebagian dari hal tersebutlah yang akan membuatmu ketagihan membaca, atau belum ada? Banyak-banyalah membacanya ya hhe

Membaca itu sebenarnya penting bila kamu memang benar membutuhkannya menjadi bekal kelak nanti akan kamu rasakan atau alami didalam hidup kamu.

Ya ini tergantung pada penulis tersebut menyampaikan tulisan dalam emosi pengetahuan dan pengalaman yang akan menjadikan opini itu diproses oleh pembaca dari sudut pandang yang berbeda-beda, yang lebih bagusnya lagi hal yang begitu serius kamu butuhkan

Kamu akan terus memperdalam/masuk kesalam untuk membuka setiap pintu dari jendela tersebut agar dapat menemukan jawaban dari benak kamu mengikuti alur tulisan yang penulis buat.

Sebenarnya ada baiknya kamu memberikan komentar pula agar kamu dapat menemukan jawaban lainnya, mungkin karna penyampaian penulis yang kurang lengkap bahkan kamu bisa memberikan ide berkaitan.

Mudah sekali mendiskusikan hal yang pernah kita alami, kadang sulit menerima kenyataan yang begitu pahit tapi ingatlah kita harus tetap bersyukur apa yang ada sekarang ini.

Tetap berfikir kritis ya teman-teman penjelajah internet agar dapat membukakan dirimu dan diriku menjadi suatu diskusi menakjubkan dilihat

Mungkin sekian dari pembahasan yang dapat saya sampaikan dalam tulisan sekaligus waktu tepat ini, ingat bacalah selagi itu kamu butuhkan dengan keseriusan apa yang harus kamu ketahui untuk membuka jendela setiap pintu ilmu pengetahuannya. Berikan tulisan apa yang ada dalam benakmu setelah membacanya,selalu posisikan dirimu dengan berfikir kritis dan positif agar kamu dapat mendapatkkan manfaat lebih.

Bila ada tambahan? Juga boleh saya sangat membukakan diri untuk mengembangkan hal ini

Terima kasih

Inilah Waktu Terbaik untuk Menulis

Tampak banyak sekali kebingungan agar tetap terjaga pada prinsip atau jadwal dari mulai penulis pemula,amatir dan profesiomal untuk menentukan sekaligus memilih waktu terbaik menuangkan ide kreatif tulisannya.

Catatan artikel uton ini merupakan sebuah pengolahan pengetahuan googling serta pengalaman yang dirasakan selama menulis, dan mungkin akan menjadikan pengingat agar selalu tetap menjaga fokus.

Semoga dapat memberikan kesadaran pula untuk pembacanya agar tepat dalam bertindak.

Penulis itu beragam, ada yang cerpen,artikel blog dan kepenulisan lainnya. hal ini dapat diterapkan oleh semua kalangan hanya kemauan saja yang perlu teman-teman penjelajah internet lakukan.

Kapan Waktu Terbaik Untuk Menulis?

Menurut pengalaman yang selama uton rasakan waktu menulis yang terbaik adalah waktu yang tepat untuk menulis. Ya bila tidak ada jam sesuai keputusan diri serta keadaan (kondisi lingkungan) tidak mendukung semuanya tidak akan berjalan dengan baik.

Bahkan waktu keistimewaan menulis terdapat pada 2 bagian yaitu pagi dan malam.

Kelebihan menulis dipagi hari :

Penulis produktif mengatakan “Gunakanlah waktu dengan baik, Mereka berhasil, karena mereka berfikir mereka bisa, karna kamu tidak akan pernah menemukan waktu untuk segala sesuatu. Jika kamu menginginkan waktu, kamu hanya perlu menciptakannya jadi untuk milikmu secara nyata.”

Gimana fikirannya? Kena belum hhe, coba baca sekali lagi, atau berulang kali kalo benar ingin membangkitkan diri.

Oke lanjut, pertama bila pada kenyataannya kita punya banyak kekuatan kemauan terbatas untuk melakukannya dipagi hari maka manfaatkanj sekarang juga.

Kedua, Dalam poin ini kamu lebih kreatif, sehingga memudahkan kamu untuk menggali semua ide bahkan opini untuk menuangkannya menjadi tulisan yang indah.

Ketiga, Pagi hari dengan suasana hati atau mood baik ini memudahkan kamu untuk menulis dengan santai.

Keempat, Sehingga kemauan keterbatasanmu dipagi hari dapat menjadi kebiasaan.

Kelima, lalu tulislah apapun yang sedang kamu fikirkan dengan emosi serta kontrol diri yang baik,kenapa? karna akan menjadikan tulisannu lebih berekpresi.

Keenam, membuat tulisan pertama memang terasa sulit, sama halnya dengan apa awal kalimat yang akan uton tulis. entah mungkin saya saja tapi mungkin ada benarnya. Tapi hal itu seperti mengkayuh sepeda, coba bayangkan kita menulis bila terus dikayuh sepeda tersebut maka rasanya mudah karna mengikuti kebiasaan mengkayuh itu.

Ketujuh, jangan mencari alasan karna hal ini dapat membuat kamu kebingungan

Sedangakan Kelebihan dimalam hari :

Jam yang tepat untuk bertindak menulis adalah,

Pertama, tidak ada gangguan karna ketika kegiatan sekolah,bekerja dan lainnya berakhir saatkan kamu mulai menulis.

Kedua, kadang kegiatan atau kejadian selama seharian telah berakhir kamu jadi akan mendapatkan inspirasi sehingga memumpuni idemu menjadi ada bumbu-bumbunya gitu hhe

Ketiga, bebas menggunakan kesempatan menumpahkan semua kata dalam tulisan tanpa harus tergesa-gesa dengan kehiatan lainnya.

Bagaimana uton Menerapkan Waktu Menulis?

Seperti yang telah saya katakan sebelumnya Waktu Menulis terbaik adalah dengan menggunakan jam yang tepat untuk menulis.

Ya kenapa kadang saya tidak menulis dipagi hari?

Itu karena saya memiliki kegiatan untuk bersekolah dipagi hari dan memiliki waktu kosong yang lumayan sedikit, fokuspun tak akan terarahkan bila sedang belajar. Jadi lebih baik fokus pada pelajaran sekolah yang sedang berlangsung dari pada untuk mengurus blog pada saat jam yang tidak tepat.
Terkadang saya membuka blog pada jam istirahat atau tidak ada guru untuk berkunjung sekaligus membaca tulisan lainnya, serta memberikan komentar pada penulisnya.

Bila dibandingkan dengan waktu malam seperti yang telah saya tuliskan sebelumnya, kadang terlalu mengantuk itu mengalahkan kemauanku untuk menulis hhe (kadang ya ga sering)

Seperti yang dituliskan blog shiq4 mengatakan bahwa menulis bukanlah sebuah perlombaan.

Disinggung kembali, karna menulis soal mengungkapkan ide kreatifnya menjadi sebuah tulisan indah, jadi menulis pada jam tepat tersebut akan membuatmu tidak tergesa-gesa kecuali memang sedang mengikuti lomba.

Kesimpulan : Menulis adalah tentang jam yang tepat untuk mengatur atau menetapkan jadwal secara tepat dengan menggunakan kesempatan tersebut menjadi kebiasaan yang murni dibiasakan secara konsisten.

Bagaimana pendapat teman- teman penjelajah internet? Sudahkan kamu memutuskan waktu yang tepat untuk menjadikan kebiasaan menulis?

Terima kasih

Tantangan menulis Hari ke-5 dengan 500 Kata edisi ketiduran

Telah 2 hari saya meninggalkan blog belajar ilmu info internet (utononline) dari tantangan menulis dengan 500 kata sumber ide jeff goins, ya benar seharusnya tidak melewatkan jadwal kepenulisan tersebut tetapi apalah daya diri ini rasanya seperti lelah dan otak pun tak sanggup menerima komitmen yang sebenarnya harus kugarap secepatnya karna keseharian berfikir mungkin dapat semudahnya itu kah sehingga saya melupakan tapi ketidak sengajaan dalam keadaan sempitnya mengambil keputusan disaat mengantuk apa yang teman teman penjelajah internet sedang lakukan saat kantuk berat tetapi ada sesuatu yang harus menggarapnya?

Penting ga penting sih melakukannya tetapi itu telah termasuk dalam jadwal pada hari itu tiba, tentang keseharian yang makin membuat saya menumpuk kegitan serta selalu teringat untuk mengecek selalu email pada akun pribadi karna biasanya tiap hari penulis terbaik Pak jeff goins mengirim pesan yang isinya adalah tantangan menulis dengan 500 kata dalam satu artikel .

Tentu tidak mudah menjaga prinspip kekonsistenan apalagi 2 hari kemarin berlalu tidak menulis rasanya sedikit kesulitan mengembalikan kata-kata untuk dipulihkan menjadi rangkaian kata yang begitu indah disetiap paragraf artikel yang uton buat.

Langkah kian berlalu, huruf kusatukan berupaya menjaga kata menjadi kalimat bagi setiap kutuliskan mungkin rasanya kuingin berhenti saja, namun tekad masih tetap berfokus menaklukan tantangan ini.

Hari pertama berlalu, suatu hari yang kuketahui telah terjadinya sebuah kegiatan yang membuat diriku lupa untuk mengerjakan jadwal tersebut, jam 7 seperti biasanya kuberada disekolah untuk menimba ilmu yang harus saya terima.

Senang rasanya masih bisa menikmati suasana sekolah, dengan penghijauan kuhirup udara menyegarkan disanah dengan lapangan yang lumayan besar, kujalani langkah, memasuki ruang kelas bertemu semua teman teman menyenangkan, hanya memikirkan pelajaran yang sedang dimulai.

Waktu jam istirahat pun telah tiba, saatnya murid beristirahat, mereka memiliko beragam kegiatan mengisi separuh waktu sekolah tersebut, ada yang bergerak menuju kantin, sebagian juga berada didalam kelasnya.

Ku memilih didalam kelas karna itu sudah cukup, dengan bersama teman-teman, handphone hingga suasana tertawa terbahak-bahak membicaran yang serasa menjadi hiburan untuk kita semua.

Jam pelajaran pun berlalu, waktu menunjukan jam pulang para murid menanti hal ini, dan bel biasanya akhirnya berbunyi menandakan waktu sekolah berakhir untuk hari itu.

Langsung saja ku bersama teman bergegas untuk melangkah pulang kerumah, tetapi sebenarnya ada suatu hal yang mengganjal difikiran yaitu untuk mencari tempat prakerin, huft sulit sekali mencarinya.

Kumencarinya pada pertengahan bulan sebelum melaksanakan pembinaan disekolah, saya telah mencari-cari tempat dari perusahaan yang kutanyakan mereka menjawabnya ada yang sudah penuh, sebagian katanya bagian HRD/pengurus sedang keluar mungkin sibuk dan satu lagi ada yang tidak melayani pada jadwal yang telah ditentukan.

Tidak senang rasanya kumendengar hal ini, membuat saya kebingungan akan apa yang ada dalam fikiran. Dan akhirnya kita memutuskan untuk pulang mencobanya mencari diinternet.

Kumainkan jari untuk mengetikan kata perusahaan,programmer,serta yang berkaitan dengan keahlian saya ini. Semuanya tidak sesuai harapan, lebih baik saya makan terlebih dahulu agar perut tak lagi berisik mendemokan masalah kecil ini.

Sekarang pukul 8.23, ya kurang lebih saya mengingatnya seperti itu rasanya diri ini sulit menerima keadaan dan akhirnya kuucapkan kata lebih baik tidur saja dari pada pusing memikirkannya takutnya otak dalam fikiran saya berlebihan timbullah overthinking.

Mungkin saja dihari esok ku menukan tempat prakerin untuk mengasah keahlianku disanah agar dapat berkembang.

Akhirnya kutertidur dengan sekejap sampai hari besok tiba terbangun, mengecek jam dan saatnya tulisan ini pun berakhir karna mungkin terlalu panjang.

Apa yang kamu ketahui, dan masih mengingatnya sampai saat ini? Seperti mimpi buruk kah? Atau sebuah rencana yang tidak diharapkan sesuai jadinya, huft entahlah

Terima kasih